Mempelajari dasar-dasar aksesibilitas
Penerapan aksesibilitas yang efektif dalam suatu organisasi perlu diawali dengan pemahaman yang kuat mengenai dasar-dasarnya. Oleh karena itu, setiap anggota organisasi perlu memahami apa itu aksesibilitas dan mengapa hal ini penting untuk diterapkan. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mempelajari dasar-dasar aksesibilitas antara lain:
- Mempelajari artikel dan video pengantar tentang aksesibilitas
- Mencari pelatihan aksesibilitas yang sesuai dengan peranmu
- Mengikuti pelatihan dari organisasi aksesibilitas dan disabilitas
- Mengadakan demonstrasi teknologi bantu dengan individu dengan disabilitas
- Berdiskusi dengan rekan, teman, dan anggota keluarga individu dengan disabilitas
Salah satu upaya yang paling efektif untuk memahami pentingnya aksesibilitas adalah dengan melihat secara langsung bagaimana individu dengan disabilitas berinteraksi dengan produk dan jasa yang ditawarkan oleh organisasmu. Apabila seluruh anggota organisasi sudah memahami hal ini, maka penerapan aksesibilitas dalam organisasimu akan menjadi lebih mudah dan menghadapi lebih sedikit hambatan.
Memahami kondisi saat ini
Selanjutnya, organisasimu perlu menentukan sejauh mana penerapan aksesibilitas akan dilakukan. Untuk menentukan lingkup kerja ini, Kamu perlu memahami bagaimana kondisi organisasimu saat ini dan sejauh mana aksesibilitas sudah diterapkan. Hal-hal yang perlu ditinjau, antara lain:
- Produk dan jasa yang ditawarkan oleh organisasmu, khususnya bagaimana produk dan jasa tersebut mengakomodasi individu dengan disabilitas (jika sudah)
- Kesadaran umum dan sikap anggota organisasi akan aksesibilitas dan disabilitas
- Pemahaman tentang hukum dan kebijakan aksesibilitas yang berlaku untuk organisasimu
Lakukan pemeriksaan sederhana (misalnya aktivitas utama pengguna di situs).
Tujuan: tahu sumber masalah dan jadi dasar diskusi dengan manajemen.
Menetapkan tujuan
Kamu perlu membuat tujuan yang menjawab masalah aksesibilitas yang sudah diidentifikasi serta tujuan organisasi. Kamu harus mengembangkan tujuan yang terukur untuk menutup kesenjangan aksesibilitas dalam konten web, proses, dan kebijakan organisasi. Tujuan ini akan membantu kamu memfokuskan tim, memperjelas kegiatan yang harus direncanakan, menentukan hasil yang harus disiapkan, dan memastikan bahwa keberhasilan dapat dinilai.
Kamu juga perlu memastikan bahwa tujuan tersebut mendapat persetujuan dan dukungan dari manajemen. Ini akan membantu kamu mendapatkan sumber daya yang diperlukan, menyelaraskan tujuan aksesibilitas dengan tujuan bisnis, dan memperkuat strategi kamu. Selain itu, pastikan tujuan tersebut membantu mengintegrasikan aksesibilitas ke dalam kerangka proyek yang sudah ada, alur kerja produksi, atau proses penjaminan kualitas.
Contoh tujuan dapat mencakup:
- Kamu mengembangkan kebijakan aksesibilitas sebelum akhir tahun.
- Kamu memasukkan klausul aksesibilitas dalam proses pengadaan dalam 6 bulan dan menerapkannya untuk semua kegiatan pengadaan web baru sebelum akhir tahun.
- Kamu mengevaluasi situs web utama dan menangani semua ketidaksesuaian Level A dan AA dalam 18 bulan.
- Kamu menyiapkan dan memberikan pelatihan penulisan aksesibel untuk semua penulis konten sebelum bulan Mei.
- Kamu memodifikasi proses persetujuan desain agar mencakup pertimbangan aksesibilitas sebelum bulan Juni.
Kembangkan business case
Sebuah business case yang kuat membantu kamu mendapatkan dukungan dari para pemangku kepentingan dan dapat membuat aksesibilitas menjadi prioritas organisasi.
Kamu perlu mengembangkan business case yang disesuaikan untuk menjelaskan mengapa aksesibilitas perlu ditangani dalam organisasi kamu. Business case ini akan digunakan untuk meyakinkan pemangku kepentingan dan manajemen bahwa aksesibilitas web perlu mendapat dukungan dana dan menjadi prioritas.
Bergantung pada prioritas organisasi, business case kamu harus membahas:
- Dampak langsung bagi individu dengan disabilitas
- Manfaat yang lebih luas untuk semua orang, seperti peningkatan kegunaan
- Biaya finansial, waktu, dan sumber daya yang muncul jika aksesibilitas tidak ditangani sejak awal
- Aspek hukum yang mungkin berlaku untuk organisasi kamu
- Dampak terhadap tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility)
Business case kamu juga harus menguraikan risiko jika aksesibilitas diabaikan, memberikan gambaran tentang sumber daya yang dibutuhkan, serta menjelaskan bagaimana peningkatan akan dilacak dan bagaimana perkiraan keuntungan (return on investment) akan dicapai.
Tingkatkan kesadaran
Kamu perlu mengomunikasikan tujuan, manfaat, dan pentingnya aksesibilitas ke seluruh organisasi.
Kurangnya kesadaran sering menjadi alasan utama rendahnya penerapan aksesibilitas. Banyak orang mungkin tidak tahu atau hanya tahu sedikit tentang aksesibilitas. Ada juga yang tidak menyadari bahwa peran mereka berdampak pada aksesibilitas situs web. Sebagian lainnya mungkin belum memahami nilai tambahan yang dibawa oleh aksesibilitas. Pengenalan umum tentang aksesibilitas, termasuk tujuan organisasi, akan bermanfaat untuk semua orang dengan meningkatkan kesadaran dan membangun antusiasme terhadap pekerjaan ini.
Saat kamu meningkatkan kesadaran tentang manfaat aksesibilitas web, pertimbangkan kebutuhan dan minat audiens. Manajemen perlu mengetahui hal-hal terkait risiko, anggaran, kebijakan, dan return on investment. Desainer mungkin lebih tertarik memahami dan menyelesaikan tantangan desain aksesibilitas. Pengembang mungkin menikmati tantangan membuat desain modern menjadi aksesibel menggunakan keterampilan baru di HTML5, JavaScript, dan ARIA. Tim pemasaran mungkin tertarik pada cerita pengguna dan bagaimana aksesibilitas menunjukkan tanggung jawab perusahaan.
Kamu juga bisa mempertimbangkan untuk mengundang pembicara tamu atau ahli ke acara organisasi atau departemen untuk membahas aksesibilitas.
Kumpulkan dukungan
Dukungan di seluruh organisasi sangat penting agar aksesibilitas dapat dibagikan ke semua bagian organisasi dan dapat dipertahankan dalam jangka panjang.
Dukungan dari pemangku kepentingan utama dan manajemen akan mempermudah proses memperkenalkan atau meningkatkan aksesibilitas. Dukungan manajemen akan membantu kamu dalam mengatasi benturan prioritas, mendapatkan sumber daya, dan menjalankan kegiatan komunikasi. Gunakan business case untuk membantu mendapatkan dukungan dari kelompok-kelompok ini.
Dukungan untuk aksesibilitas sering ditemukan pada tim proyek lain yang terlibat dalam pembuatan situs web. Kamu bisa mendorong minat mereka dengan menjelaskan bagaimana aksesibilitas memberikan manfaat yang luas. Misalnya, individu dapat meningkatkan keterampilan mereka, organisasi dapat meningkatkan kualitas situs webnya, dan individu dengan disabilitas mendapatkan pengalaman online yang lebih baik. Ini akan membantu meningkatkan antusiasme terhadap aksesibilitas dan menciptakan lebih banyak pendukung atau champion.
Kamu dapat membuat peluang untuk bertukar informasi dan memberikan dukungan. Ini bisa dilakukan secara informal antar individu yang tertarik, seperti melalui kanal obrolan atau makan siang bersama, atau secara lebih formal melalui presentasi kepada manajemen saat rapat staf atau sesi umpan balik.

