Definisi & fungsi utama
Screen reader adalah perangkat lunak teknologi bantu yang mengonversi konten visual di layar menjadi bentuk yang bisa didengar (teks-ke-suara /text-to-speech) atau dibaca lewat Braille (layar Braille/refreshable Braille display).
Fungsi utamanya meliputi:
- Membantu navigasi antarmuka perangkat tanpa melihat.
- Membacakan teks, link, form, dan elemen lainnya agar pengguna mengetahui apa yang ada di layar.
- Mendukung kemandirian pengguna dalam mengakses informasi digital.
Jenis disabilitas yang terbantu
- Buta total: memungkinkan akses penuh ke konten digital.
- Penglihatan rendah (low vision): membantu membaca teks kecil atau kontras rendah.
- Individu dengan kesulitan belajar: misalnya disleksia, yang terbantu dengan membaca teks lewat audio.
Cara kerja
Screen reader bekerja melalui serangkaian proses yang saling terhubung. Langkah-langkah utamanya meliputi:
Mendeteksi elemen di layar
Screen reader menggunakan accessibility API bawaan sistem operasi (seperti Microsoft UI Automation atau Apple Accessibility API) untuk mengakses informasi dari aplikasi dan browser. API ini memberi data tentang teks, tombol, gambar, link, form, dan elemen lain di layar.
Menguraikan struktur semantik
Informasi yang dikumpulkan kemudian diorganisir sesuai struktur semantik halaman, misalnya heading, daftar, paragraf, dan tabel. Struktur ini sangat penting agar pengguna dapat memahami konteks konten, bukan hanya potongan teks terpisah.
Menyediakan output alternatif
Setelah terstruktur, screen reader mengonversi konten menjadi bentuk:
- Suara sintetis (text-to-speech/TTS)yang dibacakan melalui speaker atau headphone.
- Tampilan Braille elektronik (refreshable Braille display) bagi pengguna tunanetra yang terbiasa membaca Braille.
Navigasi dengan perintah pengguna
Pengguna berinteraksi dengan screen reader melalui keyboard shortcut, gestur layar sentuh, atau kombinasi tombol. Perintah ini memungkinkan mereka melompat ke heading, membaca daftar link, mengisi form, atau melewati konten yang berulang.
Interaksi dengan konten dinamis
Untuk halaman web modern, screen reader mengandalkan atribut aksesibilitas seperti ARIA (Accessible Rich Internet Applications) untuk mengumumkan perubahan konten yang terjadi tanpa memuat ulang halaman, misalnya notifikasi atau elemen dropdown.
Kelebihan
- Membuka akses konten digital.
- Mendukung kemandirian belajar dan bekerja.
- Bisa dikombinasikan dengan teknologi lain seperti Braille display.
- Tersedia di berbagai platform, desktop maupun mobile.
Kekurangan
- Navigasi linear, harus mendengar elemen satu per satu.
- Sangat tergantung pada struktur dan kode halaman.
- Butuh latihan penggunaan shortcut atau gestur.
- Suara buatan/artificial terkadang kurang alami.
Video
Contoh penggunaan screen reader dapat dilihat dalam artikel Screen Readers on Touchscreen Devices.
Ringkasan
- Screen reader adalah perangkat lunak yang mengubah konten visual menjadi audio atau Braille.
- Screen reader sangat membantu terutama bagi individu yang mengalami kebutaan, low vision, atau disleksia.
- Screen reader bekerja dengan cara memanfaatkan API aksesibilitas, membaca struktur semantik, dan memberi output berupa suara atau Braille.
- Kelebihan dari screen reader adalah aksesibilitasnya luas dan mendukung penggunaan lintas platform.
- Keterbatasan dari screen reader antara lain memiliki navigasi yang linear, kualitas dan reliabilitasnya bergantung pada kualitas kode, dan penggunaannya membutuhkan pelatihan.


