Definisi & fungsi utama
Captions adalah teks yang muncul pada video atau media visual untuk memberikan informasi dari audio. Captions tidak hanya menampilkan dialog, tetapi juga:
- Efek suara (misalnya: [tepuk tangan], [musik lembut])
- Identifikasi pembicara
- Informasi konteks suara (misalnya: [pintu diketuk])
Menurut Web Accessibility Initiative, captions berfungsi untuk:
- Menyediakan alternatif visual dari audio agar konten tetap dapat diakses.
- Membantu pengguna memahami percakapan, suara, dan konteks dalam video.
- Mengurangi hambatan bagi pengguna dengan gangguan pendengaran atau yang berada di lingkungan bising / tidak boleh menyalakan suara.
Jenis disabilitas yang terbantu
Captions dirancang untuk membantu individu dengan:
- Gangguan pendengaran seperti teman Tuli atau orang dengan kesulitan pendengaran (hard-of-hearing)
- Auditory Processing Disorder (APD) orang dengan kesulitan memproses informasi suara
- Autisme di mana captions dapat membantu orang dengan autisme memiliki fokus dan mampu memahami percakapan
Menurut National Deaf Center (2024), captions meningkatkan akses informasi dan memungkinkan pengguna untuk mengikuti konten multimedia secara mandiri tanpa memerlukan pendamping atau penerjemah.
Cara kerja
Captions bekerja dengan mengkonversi suara menjadi teks, kemudian ditampilkan pada layar secara sinkron dengan audio.
Dalam standar umum (W3C/WCAG), caption dibagi menjadi dua kategori utama yakni Closed Captions (CC) dan Open Captions. Namun, selain dua jenis tersebut terdapat variasi caption khusus untuk pengguna Tuli yakni Subtitles for Deaf and Hard of Hearing (SDH).
| Jenis | Cara Kerja |
|---|---|
| Closed Captions (CC) | Dapat diaktifkan/dimatikan sesuai kebutuhan pengguna. |
| Open Captions | Selalu tampil, tidak bisa dimatikan (teks sudah tertanam di video). |
| Subtitles for Deaf and Hard of Hearing (SDH). | Memuat teks dialog, suara, dan identifikasi pembicara. |
Captions dapat dibuat dengan dua cara:
- Manual (lebih akurat, biasa digunakan untuk film atau TV)
- Automatic Speech Recognition (ASR) dengan AI seperti YouTube Auto Captions
Contoh fitur bawaan perangkat (built-in captioning):
- YouTube Auto Captions: menghasilkan teks otomatis menggunakan pemrosesan suara.
- Google Meet / Zoom Live Captions: menampilkan teks saat meeting berlangsung
- Microsoft PowerPoint: menampilkan live caption saat presentasi.
Perangkat lunak pihak ketiga (third-party captioning tools):
- Otter.ai: membuat transkripsi otomatis dan caption untuk rapat daring.
- Veed.io: menghasilkan subtitle otomatis dan bisa diedit dengan mudah.
- Rev.com: menyediakan caption manual dengan tingkat akurasi tinggi.
Kelebihan
- Memudahkan akses informasi bagi pengguna Tuli atau hard-of-hearing.
- Bermanfaat untuk semua pengguna dalam situasi tertentu, seperti menonton video di tempat umum atau berada di ruangan yang bising.
- Membantu proses belajar bahasa melalui teks.
Kekurangan
- Caption otomatis terkadang tidak akurat, biasanya bergantung pada kualitas audio. Butuh waktu tambahan jika membuat caption manual.
- Beberapa platform belum mendukung caption multibahasa.
Video
Cara mengaktifkan dan menggunakan captions:
Ringkasan
Captions adalah teknologi bantu yang membantu pengguna dengan gangguan pendengaran untuk memahami konten audio melalui teks. Teknologi ini dapat berupa fitur bawaan pada perangkat maupun perangkat lunak pihak ketiga yang menghasilkan transkripsi otomatis. Dengan captions, akses terhadap informasi digital menjadi lebih inklusif, ramah pengguna, dan mendukung kemandirian.

